dan perjalanan pulang ini tak pernah sudah..
April 23rd, 2011 by Adel Ilyas
tak bisa kuceritakan ledakan tangisku saat berjalan sendirian meninggalkan raudhah ya Rabb.. aku sekarang tahu rasa rindu itu rindu yang disimpan para kekasih ijinkan kami semua penuhi undanganMU lagi.. kembali.. kembali.. lagi.. dan biarkan kubawa Baitullah dan Raudhah tak lepas dihatiku.. amin ya Rabbal’alamin.. selengkapnya »
Dalam Rindu yang Amis Jambu
March 31st, 2011 by Adel Ilyas
petang ini kuseduh secangkir kesukaanmu teh wangi dengan sececap rasa, amis jambu biar nanti kuminumkan untukmu di dalam rindu.. jendela rumah aur, menunggu berbuka.. selengkapnya »
biasa nan mencekam
February 3rd, 2011 by Adel Ilyas
sinar mentari begitu biasa namun mencekam bila DIA tutup gerhana udara dan angin begitu biasa namun mencekam bila DIA hadirkan badai riak, ombak adalah biasa namun mencekam bila DIA jelmakan Tsunami tarikan napasku terlalu biasa dan pasti mencekam bila DIA.. berkehendak mengambil mengapa aku teriakkan namaNYA setelah mencekam datang mengapa tak kurindukan DIA [...] selengkapnya »