Archive for the 'meLihatkeluarJendeLa' Category
Setelah 9 bulan ngeblog: sang macan pun tertidur kembali
January 21st, 2013 by Adel Ilyas
Daripada tiap hari ditanyain hapdet, ya sudah kali ini hapdet sajalah. Karena tak punya bahan, seperti biasa aku akan meniru atasanku yang rutin mengadakan evaluasi 3 bulanan untuk semua program di Puskesmas. Akhir juli ini bisalah dikatakan 9 bulan sudah aku bersama blog nakjaDimande.. bila dilihat ke awal cukup geli juga membacanya kembali. [...] selengkapnya »
Burung-burung Sawah
April 10th, 2012 by Adel Ilyas
manusia itu seharusnya seperti burung, yang terbang tanpa meninggalkan bekas dan tapaknya.. [pepatah cina] Aku berencana menjadi yang semacam itu, seperti burung ayam-ayam (eh, ini burung apa sih?) semacam Belibis atau burung-burung sawah yang kemarin ramai di sawah belakang puskesmas. Berpindah dari satu sawah ke sawah lainnya, tak peduli seberapapun jauh tanpa [...] selengkapnya »
Kembali ke Permainan
October 26th, 2011 by Adel Ilyas
LJ punya sebuah hutang untuk menuliskan tentang permainan, batas waktu hanya sampai akhir bulan ini. Seperti biasa bila menunda-nunda menulis, maka kau akan mati gaya karena semua ide sudah diuraikan oleh para penulis hebat. Apalagi jika ingin menulis tentang semua permainan tradisional, lupakan saja karena trainer sudah sangat lengkap menuliskannya, bahkan tidak hanya [...] selengkapnya »
Hati-hati yang tidak Hati-hati
August 23rd, 2011 by Adel Ilyas
Semua sudah pasti senang bila di setiap langkahnya ada yang selalu mengingatkan, semisal tiap mau pulang dari puskes genduk sering berpesan “ttdj ya mak.. di angkot gak boleh ngelamun, jangan sampe ada copet ganteng maknya gak nyadar” . Bermacam variasi ungkapan yang digunakan untuk menunjukan perhatian kita pada sahabat dan kerabat yang akan melangkah. [...] selengkapnya »
sumringah..
February 12th, 2011 by Adel Ilyas
“Bu.., istri saya sekarang sudah hamil..!” serunya dengan senyum yang sumringah adalah tukang kelapa itu dengan segala binar matanya.., bercerita. (senyuman di tengah pasar, 2 maret 2006) adalah tukang kelapa itu.. , sekarang istrinya sudah melahirkan dua anak.. saya mulai agak sungkan datang ke kios kelapanya untuk membeli santan.. karena matanya pasti [...] selengkapnya »