Archive for the 'mantrapoeDjanggaDjingga' Category
<motivasi> yang tumbuh setelah mati </berwarna>
August 31st, 2012 by Phingai
tumbuh – bertunas – patah - mati – tumbuh – bertunas – patah – mati – tumbuh – bertunas – patah – mati – tumbuh …. _______________________________ Aquwh dan LJ, telah dan akan melintasi lingkaran-lingkaran ini terus menerus.. berulangkali mati, berulangkali pula tumbuh dan bertunas. Untuk kemudian luruh [...] selengkapnya »
setentang Hening
June 22nd, 2012 by Phingai
by: phiNgai andainya bisa kuseru kepada angin untuk terbangkan penatmu yang kini lekat harap bisa kupinta pada samudera untuk tenggelamkan penatmu yang kian pekat namun aku hanya duduk diam di hutan sini mendengar gemericik di hulu jiwa sungai bening [...] selengkapnya »
Kutulis Puisi di Kabutmu
June 11th, 2012 by Adel Ilyas
ucap selamat pagi kepada kabut yang menyisi di tebingtebing memberiku lewat kecupku pada mentari nan hangat berkilaukilau di percik air pastikan aku terjerat kutuliskan puisi di kabutmu pagi ini setentang doa yang sembunyi di batubatu sebelum mengalir deras bersama arus setentang rindu yang tak lagi keras kepala melengkungkan senyuman haru [...] selengkapnya »
setentang Solitaire dan Sendiri
February 24th, 2012 by Phingai
by: phiNgai kuharap kau juga seperti nabi Adam yang tidak tenggelamkan diri bermain solitaire kala dipisahkan dari kekasihnya, Hawa. di belah dunia yang tak ia kenali jejaknya. ; teruslah berjalan sepenuh yakin, meski kau temukanku 40 tahun lagi. ______________ [...] selengkapnya »
setentang Ilalang
February 10th, 2012 by Adel Ilyas
setentang Ilalang bila kau tanya apa keinginanku akan kujawab bahwa aku ingin menjadi ilalang karena dia sanggup tumbuh di manapun mampu bertahan hujan dan kemarau tak pernah kecewa bila tak dikagumi bahkan terinjak aku ingin menjadi ilalang karena dia akan tampak indah bila kau mau berhenti sejenak dan menatapnya lebih [...] selengkapnya »
<puisi> PADAMU GURU </html>
February 5th, 2012 by Phingai
<puisi> PADAMU GURU </html> termangu di depan monitor dengan sebungkus pilus terbius dalam fokus tanpa bikin kurus berusaha menerima, mencerna dan menggerus apa yang dijelaskan olehmu, guru html-ku yang tulus katamu : <del> jangan malas ngulik html</del> <strong> jadilah blogger tangguh</strong> <sopan style=”color:#kreatif”> cool and smart </span> [...] selengkapnya »
setentang Dentang
January 16th, 2012 by Phingai
by: phiNgai kemanakah malam berlari. saat pagiku menjelang kemanakah tuan sembunyi. saat hatiku berdentang ; merdu. *poeisi mini tjara melajoe click here to stop the song pic source selengkapnya »
merapal Matamu
January 10th, 2012 by Phingai
by: phiNgai di matamu ada elang terbang. meronta minta dibebaskan. maaf, karena telah menangkapnya. sebelum sempat menerkam aku. *contoh barang Lauryn Hill – Can’t Take My Eyes Off You selengkapnya »
Ping Pong
December 30th, 2011 by Phingai
by: phiNgai mungkin segala rasaku ini hanya semacam permainan pingpong di matamu setiap bola mati menghasilkan nilai satu dan kamu bersorak untuk itu ;kejam nyari² gambar yg pas, nemu juga yang ajaib kek gini eyampun, loncatnya keren amat..! pic source 1+2 [...] selengkapnya »
segala yang tidak
December 27th, 2011 by Phingai
by: phiNgai “..segala yang ‘tidak’ itu adalah kamu. seadanya. seuniknya.” tersenyum ibu, tulus dengan segala kurangnya aku. lagi, tentang ibu karena ini hari masihlah dan selalu hari ibu stop->klik bagian paling kiri _______________________________________________ ya benar, sungguh benar.. saya adalah gadis remaja berikutnya yang diperalat untuk menulis di sini, [...] selengkapnya »