Kembali ke Permainan
October 26th, 2011 by Adel Ilyas
LJ punya sebuah hutang untuk menuliskan tentang permainan, batas waktu hanya sampai akhir bulan ini. Seperti biasa bila menunda-nunda menulis, maka kau akan mati gaya karena semua ide sudah diuraikan oleh para penulis hebat. Apalagi jika ingin menulis tentang semua permainan tradisional, lupakan saja karena trainer sudah sangat lengkap menuliskannya, bahkan tidak hanya dalam satu postingan saja. **emang trainer hobinya bahas detil yang begituan ituh.
Jadi, mau ngapain niyh Mak..? baiknya ngoceh ngalor ngidul aja deh ya.. bernostalgia saja bagaimana sewaktu mainan ”alek alek-an” di masa dahulu, menumbuk daun inai untuk pemerah kuku dan memeras daun bungo rayo lalu dicampur sabun, kemudian ditiup dengan sedotan menghasilkan puluhan balon berterbangan, membuat kalung dari daun singkong, ikut bikin mobil-mobilan dari kulit limau bali atau main pasar-pasaran. Bagi para gaek yang seusiaku sudah pastilah permainannya sama, paling hanya namanya saja yang berbeda menurut wilayah masing-masing.
Menurut aku, yang membuat kenangan tentang semua permainan tersebut terekam indah adalah, selain jenis permainannya juga tempat bermainnya dan tentu saja sesiapa teman bermain kita. Semua saling mengikat dalam meninggalkan jejak kuat di ingatan. Di memoriku paling berkesan adalah main petak umpet di halaman rumah Tanjung Emas yang ada pohon beringinnya dan juga main alek alek-an di pohon sawonya ‘Nek Apau. Itu pohon, dahannya besar-besar juga rendah sehingga bocah seukuranku waktu itu bisa bermain di atas dahannya, laiknya rumah pohon.
Sudah lazim bila setiap generasi merasa bahwa masa yang dilaluinya adalah yang terbaik, begitu juga dengan aku. Ada semacam keinginan membawa ponakanku kembali pada kegiatan bermain seperti yang dulu kulakukan, meskipun banyak hal yang tak mendukung karena sudah tak adanya ruang lapang untuk melakukan permainan itu semua. Tempat bermain dan teman bermain, dua hal tersebut cukup langka didapat di sekitar rumah. Lagian klo teman-temannya pada sibuk main game komputer, si yudha emangnya mau maen galah asin sama siapa..?
Kekhawatiranku mungkin berlebihan, bahwa permainan anak sekarang tidak sehat karena kurang bergerak dan kurangnya interaksi dengan sekeliling. Namun ternyata sejauh ini semuanya baik-baik saja, bersyukur para ponakanku itu tidak serta merta menjadi robot. Para orang tua dan guru tentu lebih paham akan kondisi anak-anak yang tumbuh dan berkembang di masa sekarang. Sesekali ada kegiatan outbound dan aktivitas lainnya di alam bebas seperti berkenalan dengan petani dan segala kegiatannya di sawah. Meskipun tentu saja kegiatan semacam itu tidaklah murah.
tidak ada lagi bermain di pematang sawah, kebun dan mandi di pincuran seperti dulu
karena sawah, kebun dan pincurannya sudah pada hilang.
Aku percaya semua ada masanya tersendiri, setiap generasi akan punya kenangan indah dengan permainannya masing-masing. Apapun itu jenis permainan tersebut yang penting dapat merangsang anak berkreasi positif, dan juga tidak semua permainan di komputer itu buruk asalkan orang tua pintar mengarahkan juga tidak lupa mengajak anak untuk bergerak dan berinteraksi dengan lingkungan *nasehat bawel dari ibuibubawel yang bukan ibu..
Bermain adalah rekreasi, sudah dimaklumi bahwa sekarang jarang sekali ada rekreasi yang gratis. Ada mainan yang digerakkan dengan koin seperti yang sering kita temui di pusat perbelanjaan. Sejauh manakah permainan itu menghibur ? aku tidak begitu sreg mengajak ponakan bermain di tempat begini karena (entah perasaanku saja) kuperhatikan jika bermain di sana binar mata mereka akan hilang dalam sekejap saja, karena mereka juga tahu saat koin sudah dimasukkan, mainan tersebut akan bergerak lalu sebentar kemudian berhenti. Masukkan koin lagi, begitu terus dan terus tiada habisnya.
Itu hanya satu contoh permainan jaman sekarang, banyak juga mainan bagus yang pada masa kecilku tidak ada karena tempat tinggal jauh di kampung, seperti permainan menyusun puzzle, merakit balok kayu.. whuiihh keren-keren deh, menghibur dan sangat edukatif..! Bapak Hardivizon dan Ibu Zakiati Salma menyediakan permainan jenis begini di toko online mereka.
Jadi gitu deh, tidak bisa juga eMak maksain bahwa anak sekarang kudu bisa maen kasti, galah asin dan segala macemnya itu, karena tentu saja semua menyesuaikan dengan kondisi. Akan tiba waktunya permainan klasik tersebut hanya menjadi permainan di negeri imajinasi, para cucu dapat mendengarnya dari dongeng kakek dan nenek saja. Kelak semua tinggal sejarah untuk menjadi kajian bagi para antropolog dan budayawan.
>> jangan heran ya cu, bila suatu saat ada berita penemuan sebuah situs purbakala di daerah tangerang (deket rumah opa NH) berupa seperangkat permainan engklek berikut ‘gacoan’nya. ![]()
Artikel ini diikutsertakan pada Mainan Bocah Contest di Surau Inyiak
Tags: alek-alek, alek-alekan, bunga raya, engklek, galah asin, hardivizon, inai, mainan, mainanbocah.com, permainan, petak umpet, zakiati salma

jadi tenang aja , keadaan tak separah pikiran eMak kok.. karena orang tua sekarang juga pada pinter ngarahin putra putri tercinta.
senangnya waktu itu lihat foto uni Icha menemani anak-anak ikut menanam padi di sawah, melihat foto Arka yang giat berlatih sepak bola. Juga noBeth yang jago menari dan menggambarnya bagus banget ngalahin biElung serta Ceuceu yang tak malu-malu bermain bola bersama rafi dan teman-temannya
wew terharu anak saya disebut .. wkwkwk karena biar aktivitasnya gerak gak main PS melulu dan sesuai dengan kesukaannya.
Saat ini lagi doyan masak malah … bikin burger sama kroket .. besok mau saya ajarin bikin karedok leunca
Yayats38 recently posted..Mengenal Google Lebih Dekat Lagi
Jadi teringat masa lalu yang setiap sore adalah arena bermain di kampung menjadi penuh. Lapangan bola jadi tempat rebutan kapling ketika pas lagi tidak terpakai untuk bermain kasti, main bola, gatrik, sampai rebutan sama ibu-ibu yang mau main volley ball
.
Mantep tulisannya … sampai larut dalam lamunan masa kecilku yang seru he he.
Trims Bun
Yayats38 recently posted..Mengenal Google Lebih Dekat Lagi
Semoga menang kontesnya..!!
**bila perlu inyiak dikirimin sate danguang2 berikut gerobaknya..
suporter recently posted..Keywordku Booming dan jadi Bumerang
itu sinyo londo mandi di “grojogan
sewu” sama anak pribumi…supporter recently posted..Keywordku Booming dan jadi Bumerang
Juri ngga akan mau disogok pake saluang dong…
tapi kalo disuapin sate danguang2 siyh ngga nolak kalee… 
supporter recently posted..Keywordku Booming dan jadi Bumerang
jadi panitianya kalo ada makanan cuma diliatin dowang ngga disuapin gitu ya…
suporter recently posted..Keywordku Booming dan jadi Bumerang
ha,,,ha..ha..ha
main alek2an..
kalau inon gak suka,,gak enak,,
sukanya main perang perangan..
inon recently posted..Ketika Perjalanan itu Menemukan Jalan Buntu..
gak heran kok kalau putri suka main perang-perangan..
sudah kelihatan hasilnya sekarang, hahaha…
vizon recently posted..asongan
wakakak gak nyadar nyerobot patromaxxxx .. dah ah kabooor
Yayats38 recently posted..Mengenal Google Lebih Dekat Lagi
Satira kalau main alek-alek, suka mengulek bata dan diberi air. Dia bilang itu sambel… hahaha…
Terima kasih bundo sudah mengirimkan artikelnya
Saya sudah catat sebagai peserta dalam MAINAN BOCAH CONTEST
vizon recently posted..asongan
Ikut nyuporteri…
marsudiyanto recently posted..Kebiasaan Anti Biasa
Arrrgghhhh …
Sumpah … di tempat saya ndak ada itu situs engklek plus gacoannya … hahaha …
Tetapi yang jelas …
saya percaya suatu saat nanti … permainan ini akan bangkit kembali …
Bedanya adalah …
Kalau dulu kita main engklek – lompat tali – galah asin ataupun petak umpet … bersama teman-teman kita …
kalau nanti … bisa jadi … kita akan bermain permainan tersebut bersama … Robot !
hhahaha
Salam saya Bundo Dentist
nh18 recently posted..THE POST OF OCTOBER
inget masa2 kecil dulu! aye
wahyu asyari m recently posted..Kelas Urban Photography @AkberSMG
Serba salah memang ketika ingin mengikuti sebuah kontes menulis. Ingin mendaftar di awal terkadang ide belum kumpul, daftar belakangan ( sambil lirak lirik kanan kiri ) ide sudah dipakai peserta lain. itulah yang saya rasakan,sampai hari ini belum bisa buat postingan, sepertinya semua ide sudah lebih dulu dituangkan peserta lain. Mau ikut atau hanya puas di kursi penonton? Semoga empat hari yang tersisa dapat dimanfaatkan secara maksimal. Amin.
Abi Sabila recently posted..Membiasakan Bersedekah
Kalau sekarang anak anak main pistol2an, kok malah jd musibah kena matanya ya mak………….
Walaupun hanya segelintir aja.
Sekarang anak anak dah bisa main futsal yg seru itu ….
Kayaknya mak bakalan juara di kontes ini…..
(pastinyaaaaa……….)
Salam
itu mah mainan pa Tuo, Mam…
pa Tuo recently posted..Siklus – Cycle
Mamih udah nyampe lagi ke Japos??
pa Tuo recently posted..from WordPress: only US $17 / year Self Hosting – colek kang Yayat
Mak, mgkn nanti ada game online main engklek hihihihi
Orin recently posted..Weekly Photo Challenge : Opportunity
Sukses, Mak!
Pokoknya nDuk slalu mendukung dari kiri-kanan-atas-bawah-depan-belakang !
(takut “TAK SOBEK-SOBEK” soale)
Puas.., Puas.., Puas..,
Hakangnya nDuk recently posted..Siklus – Cycle
ihh.. kelak akan jadi kajian para antroplog dan budayawan… waduh.. sedih ah… permainan jaman dulu itu seru-seru.. keknya perlu kampanye ‘budayakan kembali permainan tradisional anak-anak..’ bila perlu maksa semua kepala daerah biar menyediakan ruang terbuka di setiap RT untuk permainan tradisional anak-anak… ( trus sama yg mo maen ya…? hehe.. )
ceuceu recently posted..Aku dan Mainan Anak-anak
sama seperti tantangan aku ke om NH.. gimana klo kita main galasin.. hihiihi… seru kali yaa klo kopdar banyakan trus kita main galasin, benteng, ciplek gunung, petak umpet, and so on..
dhila13 recently posted..Apa Kabar Rumah Pohon
dhilla …main galasinnya di stasiun aja gimana???
Necky recently posted..Serba Serbi Mendidik Anak
Saya sih terus berupaya agar anak2 tetap bermain di outdoor lho bun. Tapi memang tantangannya mereka kurang bergairah seperti anak2 dulu yg sangat senang main di outdoor…mungkin juga lingkungan yg udh jauh beda
Necky recently posted..Serba Serbi Mendidik Anak
soalnya teman2nya juga nggak ada yang main outdoor pak Necky
anak2ku masih sempat main engklek dan lompat karet, ..waktu masih SD, sekarang ya nggak lagi lah yauw
monda recently posted..Pilih Kudapan Sendiri
Ada diantara keponakan saya yang sering gangguin adik-adiknya. Jadi supaya dia diam, diserahin deh laptop supaya dia sibuk main game aja..
kakaakin recently posted..Permainan yang Tak Patut Ditiru
saat libur idul fitri adalah kesempatanku mengenalkan permainan yang belum tersentuh elektronik ke anakku dengan mempertemukannya bersama sepupu-sepupunya
narno recently posted..Belajar sejarah
Mainan jaman sekarang tambah macam dan jenisnya ya mbak, sumangkin banyak saja dan anehnya, tidak banyak anak sekarang yang bisa mainan jaman kita doeloe, kasti, betengan, umpetan, dan lainnya.
good luck yaaa..
**hemm jadi inget masa kecil,gobak sodor tiap malam purnama ho ho seruuu..
[...] LJ, Kembali ke Permainan [...]
anak anak dikasih tablet sekarang mainannya, dulu mah itu tablet kita disuruh minum klo sakit
Sriyono Suke recently posted..Indovisual Sistem Integrasi, Integrated System Solution
semoga berjaya bersama saya
mainannya aneh2 ya
salam hangat dari Surabaya
Pakde Cholik recently posted..Pie Susu Oleh-Oleh Khas Bali
..
wah di minang juga ada kasti ya..? ^^
..