Bapak, Ibu, Om, Tante, Abang, Kakak dan semuanya, LIBKO membutuhkan bantuan untuk mewujudkan mimpi..
October 28th, 2012 by Adel Ilyas
Setelah melalui minggu UTS yang melelahkan, tadi siang anak-anak berkumpul lagi membicarakan kesiapan mereka untuk acara seminar kepenulisan minggu depan. Mengadakan event tanpa sponsor, dengan hanya mengandalkan donatur saja memang bukan pekerjaan yang mudah tapi memang itulah yang sedang diusahakan oleh mereka, para pejuang LIBKO.
Aku kilas balik dulu awal terbersitnya keinginan mereka untuk mengadakan acara sharing ilmu yang membahas tentang dunia kepenulisan, karena sangat minim atau malah tidak pernah ada diselenggarakan acara semacam demikian di bukittinggi ini, jikapun ada mungkin bukan untuk umum sehingga tak satupun dari kami yang mengetahuinya.
Mimpi pertama mereka adalah ingin diskusi tentang kepenulisan dengan Bapak Taufiq Ismail, Aku tersenyum mendengarnya, siapa yang tak ingin..? tapi aku ingatkan lagi bahwa LIBKO belum sanggup untuk menanggung segala biaya untuk mendatangkan beliau, kecuali jika ada sponsor atau pemda yang mengadakannya. Setahuku beliau rutin mengadakan pertemuan dengan guru-guru sastra di rumah puisi milik beliau, siapa tau kelak rumah puisi mengadakannya untuk umum sehingga kita bisa menghadirinya.
Agar tidak bermimpi terus, mereka kemudian berinisiatif mengadakan diskusi kecil-kecilan selama 4 kali pertemuan. Materinya mereka yang isi sendiri, peserta adalah teman dan adik kelas mereka, dalam setiap pertemuan dihadiri sekitar 10-15 orang. Saat diskusi pertama, aku ingat faris mengupas tentang bukunya Gola Gong, dann.. awalnya bagi mereka Gola Gong adalah nama yang asing karena generasi mereka lebih mengenal Raditya Dika.. di saat itu mulai ada mimpi kedua, seandainya Mas Gola Gong ke bukik pasti seru ya..? tapi lagi-lagi kita gak bakalan mampu membiayai kedatangan beliau, begitulah ujung mimpi mereka waktu itu.
Hanya sekitar sepuluh hari dari diskusi pertama itu, ternyata Gola Gong beneran ada di bukik..! Faris mengetahui acara itu secara tidak sengaja, karena kebetulan sedang berkunjung ke perpustakaan Bung Hatta, dan acara yang diadakan oleh pemda ini memang bukan untuk umum, meskipun faris berhasil masuk dan memintakan tanda tangan untuk buku punya Bundo.. :p saat itu Mas Gong menyediakan waktunya malam hari sekitar jam 9 untuk berdiskusi. Aku tidak hadir karena terlalu malam, dari cerita faris acaranya sangat seru dan mas Gong menawarkan diri untuk datang lagi jika LIBKO mau mengadakan seminar kepenulisan. Wow, tawaran yang sungguh menarik..!
Meskipun kepengennya mengundang mas Gong, namun atas beberapa pertimbangan terutama dana, akhirnya Libko bertekad untuk mengadakan seminar kepenulisan dengan pembicara lokal saja. Dan mulailah mereka membuat rencana dan persiapan, tentu saja karena status mereka sebagai siswa SMA membuat aku wanti-wanti agar selama uts lupakan dulu semua urusan ini, setelah semua selesai baru kerja lagi. Namun tampaknya mereka tidak patuh pada nasehatku, karena buktinya mereka masih jalan ke sana ke mari dan sempat siaran juga di radio GRC, 90,9 FM untuk mengiklankan acara ini. Terimakasih kepada Bunda Ranti pemilik GRC karena anak-anak bisa ikut siaran selama dua kali minggu dengan gratis.
Baiklah, adapun kegiatan yang akan dilaksanakan adalah dengan rincian sebagai berikut:
Hari/Tanggal : Minggu/04 November 2012
Tempat : Auditorium Kantor Pos Bukittinggi, Jl. Sudirman no. 75 Bukittinggi
Narasumber : Muhammad Subhan (Penulis Novel ‘Rinai Kabut Singgalang’)
Asraferi Sabri (Budayawan)
Adek Rossyie Mukri (Jurnalis)
Yusrian Yuzaf (Komunitas Blogger Palanta)Tema : “Melompat Lebih Tinggi, Lejitkan Potensi Menulismu..”
Peserta
Sasaran peserta berasal dari kalangan remaja, pelajar, dan masyarakat umum yang berminat pada dunia kepenulisan di daerah Bukittinggi dan sekitarnya. Jumlah peserta dibatasi maksimal sebanyak 200 orang.
Minimal dana yang dibutuhkan adalah untuk sewa gedung, fee narasumber, dan makan siang peserta sebanyak dua ratus orang, karena memang event ini gratis untuk semua peserta maka panitia harus mencari dana untuk tiga kebutuhan tersebut.
Untuk sewa gedung dan fee narasumber, panitia besok akan mendapat kepastian dari beberapa pihak yang berniat membantu. Sedangkan untuk makan siang peserta, aku coba sharing di sini, jika ada sahabat LJ yang mempunyai kelapangan rezki untuk ikut bantu LIBKO, kami sangat mengharapkan.
Berdasarkan perhitungan konsumsi untuk satu peserta, nasi + snack sekitar 15 ribu rupiah. Sahabat LJ boleh bantu konsumsi untuk 1 peserta (Rp. 15 ribu), 2 peserta (Rp. 30 ribu), 3 peserta (Rp. 45 ribu) atau lebih, berapapun itu akan sangat membantu.
Sumbangan bisa dikirim ke nomer rekening
Bank BNI
no rek. 0192324843
a.n Nely Tista Kurniasih
O,ya.. jika ada yang ingin menyumbangkan buku karyanya untuk dijadikan hadiah bagi peserta juga akan kami terima dengan senang hati, panitia merencanakan akan membagikan hadiah berupa 10 buku pada peserta.
Terimakasih untuk semua yang sudah meluangkan waktu untuk membaca tulisan ini, Aku minta maaf jika ini dirasa tidak etis atau menganggu, tapi aku yakin untuk sebuah niat baik, meminta bantuan dengan cara yang baik tidak ada salahnya.
Semoga semua dimudahkanNYA, aamiin.
kontak bundo di : 085 669 126 844
Tags: Bukittinggi, libko, menulis, potensi menulis, seminar kepenulisan
Alhamdulillah, terimakasih atas sumbangan teman-teman hari ini.
total sudah 47 paket. Insya Allah besok ada lagi yang menyumbang
Siapa saja pembicara kami??
Tidaklah lengkap rasanya postingan ini Saya buat tanpa memperkenalkan pembicara-pembicara kami yang menurut kami telah lulus kualifikasi yang ketat untuk ukuran Kota Bukittinggi, siapa saja mereka??
Fariz recently posted..Seminar Ke-dua Blogger Pusako
Berhubung rekening bukopin bermasalah untuk transfer silahkan mengirimkan ke:
Bank BNI
no rek. 0192324843
a.n Nely Tista Kurniasih
makasi yaaa…
sampai siang ini sudah terkumpul 103 paket.
Alhamdulillah
[...] Buat panitia dipesenin bahwa semangat dan kegiatannya ok, tapi harus lebih kreatif cari dananya