Ilusi Stupa di Bukit Serelo
September 25th, 2012 by Adel Ilyas
Setelah membuka mata, aku setengah tak percaya dengan apa yang terhampar di hadapan. Aku melihat seperti puncak candi Borobudur di depan sana, sebuah stupa..! tapi mengapa orang satu bus pada cuek bebek seolah itu adalah pemandangan biasa..? Aku colek Lia yang masih tidur di sampingku, meminta pendapatnya bangunan apakah yang seperti stupa tapi berukuran sebesar bukit tersebut? Lia menjawab sambil meneruskan tidur, bahwa di sumatera bagian sini memang banyak ditemukan situs purbakala, kali aja itu termasuk salah satunya.. #tentu saja aku tak percaya sama orang yang bicara sambil tidur.
Sudah pukul 7 pagi saat bus menepi lalu berhenti di sebuah bengkel untuk memperbaiki gagang spion yang patah akibat berbenturan dengan truk semalam. Aku yang tertidur lelap sehabis subuh terpaksa bangun, karena merasa silau dengan cahaya matahari dan lagipula aku tidak suka tidur jika bus sedang berhenti, ini saatnya menggerakkan kaki agar tidak terlalu bengkak karena semalaman duduk di dalam bus.
Yang membuat tak habis pikir adalah aku sudah melewati jalan ini belasan kali, mungkin 20an kali karena dulu aku selalu pake jalur darat setiap kali pulang pergi Bukittinggi – Bandung dan tak pernah melihat bukit stupa itu.. #ketauan molor terus sampe tujuan.


Beberapa orang teman yang dikasih lihat foto ini, sebagian menganggap itu adalah kubah mesjid, sebagian lagi sependapat denganku bahwa bukit tersebut berbentuk stupa.
Celingak-celinguk mencari plang nama lokasi tidak ketemu, untung ada SD yang bertuliskan alamat lengkap di dindingnya, jadi aku tahu bahwa bus sedang berhenti di desa Ulak Pandan, Lahat.. dan aku menganggap ini masih sekitaran Lampung.. #barusan tau klo Lahat itu masuk propinsi Sumatera Selatan
Masih tak habis pikir, dan keukeuh berpendapat bahwa memang ada orang yang tekun memahat bukit menjadi bentuk stupa segede gaban begitu. Sesampai di bukik aku telponan dengan MS, menceritakan bahwa aku menemukan candi seukuran bukit di jalur lintas sumatera. Tentu saja MS sebagai ahlinya situs purbakala merasa penasaran, candi dan bukit apakah yang aku maksud..
Kemarin ini MS menagih lagi, “mak, mana bukit candinya..?” jadi aku posting adalah demi beliau yang sekarang sedang berkonsentrasi mengurusi situs purbakala di sekitaran Sumsel. Dan agar tidak terlalu memalukan, aku gugling terlebih dahulu mencari informasi tentang bukit apakah yang aku lihat ini, berbagai kata kunci sudah aku coba tapi tidak ada petunjuk tentang adanya bukit menyerupai stupa di daerah Lahat.
Akhirnya aku coba menelusuri satu persatu perbukitan yang berada di daerah Lahat.. eyampunn! ternyata bukit yang unik tersebut amat terkenal di sana, masyarakat menamainya bukit jempol karena jika dilihat dari sudut lain bukit ini memang terlihat seperti jempol yang mencuat ke atas.
Bukit Serelo namanya, merupakan ikon bagi kabupaten Lahat bahkan dijadikan lambang Kabupaten Lahat. Aku membayangkan bagaimana cara mendaki bukit yang beberapa bagiannya sangat terjal, tidak landai seperti kebanyakan bukit, pasti jauh lebih sulit daripada mendaki ke hutan raya Balingka..

Pemandangan bukit yang unik dilengkapi dengan mengalirnya sebuah sungai nan cantik, aku sangat beruntung bisa menikmati dua keindahan itu dari balik kaca jendela bus. Berdasarkan informasi aliran air jernih tersebut bernama Sungai Lematang, yang merupakan sungai terbesar di kabupaten Lahat, memiliki arus yang deras dan di bagian yang sempat aku saksikan kondisinya cukup bersih. Semoga saja selalu terjaga kebersihannya dari hulu sampai ke muara.. #info MS bahwa mei lalu ditemukan ribuan lesung batu di tepian sungai ini.
Hasil gugling lebih jauh, ternyata di kecamatan Merapi Barat tempat bus kami berhenti, terdapat beberapa arca peninggalan megalitik, beserta dolmen dan menhir. Aku tertarik setelah mengikuti tulisan MS tentang situs Pasemah di Pagar Alam, makin menyadari nusantara kita memang menyimpan banyak harta karun.. di setiap bagian negeri dengan keunikannya masing-masing.
#ada stupa segede bukit..? ciyus..? miapah..?!
Tags: bukit serelo, kabupaten lahat, sumsel, sungai lematang, ulak pandan
kali ini aku harus bilang…: waaaww….
Wow! kamuh muntjul lagih! *dikeplak
hadeeeh emonya harunsya kedip mata,knapa jadi ktawa??
**lama tak berinteraksi lupa smua..nepok jidat…
tanggunglah 1 lagi biar hatrik
mauuuu doooonngg itu urapnyaaaaaa…lafeeeeerrrrr.. *ngacay…
kmaren yang urap ditutup bundo,jadi numpang sajah dimariii
**ga butuh klarifikasi ya bundo
itu yang nambahin katakata ‘ciyus..? miapah..?’ pasti Ngai, pasti! kebanyakan bergaul di twitter tuh botjah.
pantesan kagak ngerti ini kata2 apa
monda recently posted..Untannun Kameloan
iya foto yg paling atas memang mirip candi, apalagi kl liatnya kriyep kriyep
Monda recently posted..Pagar Alam
nggak jauh2 dari bukit Serelo ini juga ada temuan yg bisa diihat dari jalan kok mak…, atau mungkin sekarang sudah diselamatkan
kabarnya di sana mau dibuat museum
Monda recently posted..Untannun Kameloan
heehheee….wow…(baru tau juga soalnya)
asyikk…pintu udah dibuka… ^^
Titik recently posted..Tulus
Ikutan bilang wawww … maklum aja saya jarang jalan-jalan jadi kaget lihat keajaiban ini ..
Sekali lagi … wawww … luar biasa Bun
yipppiiieee…gemboknya udh di buka.. *udah 3 hari 3 malem nunggu di depan gerbangnya eMak*
Orin recently posted..Derita Loe
Ish…ciyus en miapah ituh ada disinih? hedeeeh
Orin recently posted..Derita Loe
Lho, jadi akhirnya itu bukit ya, bukan stupa? Bagus banget ya, Mak
Juru fotonya canggih bana
chocoVanilla recently posted..Truk Bagian Mburi
Terima kasih Uni berbagi keindahan bukit Serelo nya kota Lahat, duh Agung Sang Pemahat semesta. Salam kangen ya Uni. Trim ya Ngai.
prih recently posted..Ganggu gugat
komen lagi~~~~~
bundo sekali-kali ajak kami kesitu dong… kayaknya tempatnya bagus…
Fadly Sansan recently posted..CP: Tak Berarti
kak cupid sibuk taruih seeee…
Fadly Sansan recently posted..CP: Tak Berarti
talawi di mana tu bundo? hiks…
bundo petualang sejati, jee blm kemana2nya bukittinggi (ke tarusan aja blm)
oya bundo, jadi itu benar2 bukit berstupa?
jee recently posted..Surealis dalam hujan
[...] akan menyembunyikan segala ke-chubby-annya, wkkk.. Yang istimewa selama perjalanan adalah bertemu bukit yang mirip candi di daerah [...]