Dia, lelaki itu..
June 29th, 2012 by Adel Ilyas

baru bangun tidur siang
Ini dia lelaki kecil itu, yang di awal semester kelas 6 terancam tidak bisa mengikuti Ujian Nasional.. yang bikin papa, mama dan neneknya galau tingkat dewa, bingung harus bagaimana menghadapi botjah satu ini. Neneknya yang udah gak tahan sehingga lagu lama pun keluar, “anak nenek lima gak ada yang kayak yudha ini, gak ada yang belajar harus ditungguin, apa-apa harus diawasin.. dari cucu nenek semua, baru yudha yang begini ” xixi #akunya baru bisa tersenyum sekarang, waktu itu juga nangis diam² #tiap malam curhat ke genDuk #lhah genDuk kan belum punya anak, tau apa dia..?
Entah mau menyalahkan siapa, yang jelas kami 4 manusia dewasa keteteran dalam menjaga satu2nya makhluk kecil ini. Diriku juga yang salah atas ini semua, membiarkan yudha main game sesuka hatinya.. aku percaya saja setiap kali ditanya, “pe-er beres yud..?” pemuda harapan bangsa yang punya wajah inosen ini selalu mengangguk dengan mantab.. jadi aku pikir tak ada masalah. Selama papa dan mamanya tenang-tenang saja, aku juga ikut tenang-tenang saja.
Ternyata oh tenyata, hidupnya dan perhatiannya mulai tercurah untuk game semata, semua hal selalu dilakukan dengan terburu-buru agar bisa segera bermain. Dan itu terbawa ke sekolah, tak sedikitpun penjelasan guru di depan kelas yang diperhatikannya jika ditanya A jawabannya Y melenceng kemana-mana, melihat yudha mandeg seperti itu guru kelasnya memberitahu kami bahwa yudha belum siap untuk ikut UAS apalagi UN.
Aku dan mamanya Yudha minta waktu satu bulan untuk mengejar ketertinggalan Yudha, Akupun minta petunjuk pada ibu guru kelas yudha apa saja yang harus aku lakukan.. buku mana yang sebaiknya aku pakai untuk mengejar ketertinggalan ini. Dan dimulailah proses belajar yang penuh tekanan itu.. #yang tertekan akunya bukan yudha, dia sih tenang-tenang saja.
Aku menyadari bahwa memang setiap anak itu berbeda. Jika Satira, Lila dan Yoga (semuanya sepantaran dengan yudha) aku rasa cukup mandiri dan bertanggungjawab dengan tugasnya untuk belajar, tidak begitu dengan Yudha. Entah ini perasaanku saja kali ya..? karena memang baru kali ini mengurus anak.. segini juga sudah beberapa kali aku serasa jadi pemain sinetron dengan peran antagonis, gak sekali dua kali aku marah karena kehilangan akal menghadapinya, bukan karena ia nakal, tapi karena ketidakpeduliannya terhadap pelajaran sekolah.
Tip dan trik belajar dengan cara yang menyenangkan sudah aku coba.. jika belajar IPA aku langsung ajak ke halaman rumah, jelaskan ttg foto sintesis atau mencari contoh proses pelapukan alami yang disebabkan oleh lumut. Yudha baru tahu apa itu lumut, coba bayangkan om dan tante..!!! prasaan dulu bundonya ini dari TK sudah temenan sama lumut. #tepokjidat.
Setelah berjalan sebulan kebut-kebutan belajar, Yudha akhirnya mengikuti mid semester.. hasil ujian boleh dibawa pulang, sehingga aku bisa lihat kelemahannya dimana. Lagi-lagi masalah adalah karena sifatnya yang suka terburu-buru dan tidak teliti, terlihat dari jawaban essay yudha bisa menjawab panjang lebar setiap pertanyaan, tapi yang bikin gemes adalah jawaban tersebut beberapa kali salah nomer. Ya sudah tak apa, aku bersyukur setidaknya yudha sebenarnya mengerti semua soal tersebut, tinggal diberi penjelasan bahwa sepintar apapun kita jika ceroboh maka hasilnya tidak akan bagus.
Jika harus memberinya pengertian, aku suka bingung mulai darimana..? bahwa jika seusia ini harusnya Yudha sudah bisa mandiri, punya kesadaran bahwa belajar adalah untuk kepentingan dirinya sendiri. Bahwa belajar itu harus dinikmati, caranya dengan tidak menunggu kita ditegur guru lalu baru terburu2 mengejar ketertinggalan, akibatnya malah kalang kabut seperti ini. Aku berusaha untuk tidak bawel, sesekali aku ajak ia bicara sungguh2 tentang hal ini.
Meskipun cuek, aku tau ia justru lebih perasa dibanding ponakan yang lain.. Yudha satu-satunya yang menitikkan air mata ketika membaca hafalan shalat Delisa, menyukai jenis lagu dan jenis tontonan yang hampir sama dengan aku… pada dasarnya kelakuan hampir mirip dengan aku, sukar bicara, hanya bisa menekuni satu hal dengan sungguh2, sulit membagi perhatian pada banyak hal, suka menunda pekerjaan.. dll.. dsb.
Dan entah ilham datang dari mana, mulai di awal tahun kemarin aku instruksikan ia untuk menjadi Imam shalat maghrib dan subuh, tertegun sudah pasti, aku masih terbayang ekspresinya saat itu.. dan kemudian ia memimpin sholat, meskipun terbata-bata tapi ternyata itu cukup menjadi gebrakan buat Yudha, bahwa ia si anak tunggal yang selama ini tak pernah bertanggung jawab apa2, harus berubah.
Menjelang UN, papanya menunggui belajar, mengulang lagi latihan soal, mencari jawaban yang tepat bersama-sama.. dan Alhamdulillah, meskipun nilainya tidak ada yang 10 seperti Lila, tapi semuanya di atas 9.. sebelum pengumuman lulus dan nilai keluar, dia berkomentar bahwa soal ujian ya begitu dowank.. wkwkk *klo yang ini mirip Daffa ponakan Niq

lagilagi baru bangun tidur siang, dengan k’Vany dan k’Ocha.
Yudha baru mengenal istilah tidur siang sejak liburan ini.. bujukan neneknya biar badannya bisa tinggi dan gak kurus lagi maka harus tidur siang dan makan yang banyak.. lumayan sih memang rada berisi sedikit.
play/stop
eMak gak bw selama 5 hari ke depan yaa,
sedang menyusuri sumatera ke ujung selatan dengan bis NPM..
sama siapa? xixixi #kepo
nique recently posted..Egi Nonton Ambilkan Bulan
segitu dowang? wkwkwkwk …
jangan aja ntar daffa keranjingan main game
eh sekarang pun sudah tidak sih. udah bosen kali yah
sekarang lebih menyukai permainan anak2, kotor2an dengan anak2 gang.
soal minat belajar, mesti tunggu dia sekolah bentar lagi baru keliatan. tapi klo daffa sih udah bisa baca padahal TK K aja gak lulus
semoga Yuda lebih mau mendengar nenek dan sama bundonya, toh buat kebaikan Yuda sendiri
nique recently posted..Egi Nonton Ambilkan Bulan
wewew. bundo yang baik. rada berkesan lucu juga yah kali liat bundo kocar-kacir panik ngurusin si yudha kecil sebelum UN(lihat nih, betapa kejamnya aku)….
)
kalau menurutku pribadi ya bundo, untuk ujian-ujian yang bisa dibilang “big event” seperti UN, kenaikan kelas, dll, aku lebih suka ngebut, belajar serius di 1 bulan terakhir. ya, mungkin banyak yang bilang kalau cara ini ga efektif sama sekali, tapi menurutku ini lumayan mujarab, soalnya dengan ini aku tersudutkan oleh tekanan pra-ujian, dan karena desakan itulah, aku jadi menemukan cara-cara pemahaman konsep yang cepat(maklum nih, pecinta adrenalin
dan bisa dibayangkan, nilai TO dan pra-UN ku pastinya anjlok, karena menurutku saat-saat itu belumlah waktu untuk belajar, jadinya aku masih ribut-ribut di kelas… hingga datanglah waktu ketika orangtuaku harus dipanggil…
Ibu marah-marah, murka. sedangkan ayahku mengajak duduk berdua, tenang, bercerita-cerita santai dahulu, lalu menanyakan, kenapa aku bersikap begini, yang menurut beliau, kurang bijaksana, mengingat namaku “Arif”. Lalu kujelaskan teoriku, bahwa dibawah tekanan, aku akan belajar dengan cepat. well, tanpa memperhitungkan nilai2 ujian SD ku yang bagus2 karena memakai teknik itu, kukira beliau akan ikut-ikutan murka, namun beliau hanya berkata, “sudah kuduga kamu punya alasan yang macam begini, dan aku juga sudah tahu kamu lulus semua ujian dengan memuaskan juga dengan cara belajar yang seperti ini. aku tidak akan menghukummu karena nilai yang sedikit jelek atau karena ngobrol dan ribut dikelas, karena aku yakin kau anak yang sangat cerdas, kau kan anakku…”. Makin bangga menyandang nama beliau di belakang namaku.
fiuh…. kan, karena tulisan bundo, aku jadi panjang lebar flashback ke masa-masa sekolah dulu…. still, sampe sekarang masih memakai teknik itu untuk ujian… hihihhihi
pagi bundooo!!!
Aurora recently posted..Secret
menyelesaikan secara “Lelaki” memang harus beda..

dan akhirnya bilang “It’s my boy” (sambil kedip sebelah mata)..
Vyan RH recently posted..Woman: Endless Beauty part 2
Psstt…eMak, Yudha ngganteng yah #eeaaa…
Keknya kebanyakan anak cowo gitu ya Mak, adekku jg tuh dlu begituh, maen game mulu, ga mau belajar, takjub jg skrg dia udh jd mahasiswa heuheuheu
Orin recently posted..Day#14 Langit Pun Tersenyum
Saya kebalikannya, Teh. Waktu sekolah rajin belajar, tapi sekarang nda jadi mahasiswa. Heheheh….Apanya yanga salah ya? Nda ada, yang jadi salah kalau saya nda bisa kuliah lantas nda mau belajar di bangku kehidupan, membaca hikmah dan pelajaran dari setiap kejadian.
Abi Sabila recently posted..Membangun ‘Menara’ Sabila #2
Waahh… keren, rata2 nilai Yudha sembilan koma ya

Kebayang deh betapa cerdasnya anak ini. UN, segitu dowang? Ckckck
Selamat tuk Uni Adel yang melakonkan banyak peran fasilitator, motivator dan sang aktor Yudhapun mendulang prestasi gemilang. Selamat menyusuri Sumatra.
prih recently posted..Belajar Bersyukur
juga dinamisator..sampai rela menjadikan blognya ngloyoooor….
Pakde Cholik recently posted..Senandung Rindu : Kerinduan Ririe Khayan
aku harus hati2 juga nih dng game, sudah mulai dibatasi sih saat ini. terima kasih sudah mengingatkan secara tidak langsung
Lidya recently posted..Berlibur Bersama Bobo
Begitulah laki2… “little child in older body”…

tenang aja Yudha… Albert Einstein juga waktu sekolah ngga masuk rangking 1o besar…
Semoga sampai tujuan dan kembali ke Aur masih tetep lengkap…
Om Vyan recently posted..Woman: Endless Beauty part 2
Selamat Ulang Tahun buat penjaga LJ yang cantik…
semoga semakin bertambah segalanya (tapi minus bawel dan cengeng)..
Vyan RH recently posted..Woman: Endless Beauty part 2
no maisok no tengkiyu… #tepok jidat Inon…
Vyan RH recently posted..Nikmat itu bukan karena kemewahan
willy juga kaya gini ,,
dulu kita semua selalu kelimpungan,,kalau dia mau ujian..
tapi sekarang willy jadi yang paling disiplin diantara kita,,,
usagi recently posted..Mamih, I Love U
Minimal sudah bisa “sedakep” berarti syarat sebagai lelaki eylekhant dah terpenuhi lah…
marsudiyanto recently posted..Mencari Kebenaran
wah hebat dong, ketinggalannya aja bisa ngejar sampai nilai 9….
Berarti semestinya bisa 11 semua tuh
anak pandai kadang suka bosan dengan pelajaran di sekolha… jadi jawabnya segitu dowank…. hehehehehhe
selamat buat nilainya yang bagus banget ya…
wah luar biasa …. terharuu he he …
Btw … fotonya yang dibawah Top kan Bun .. jika sudah masuk ke wilayah “premium” wkwkwk
Salam sukses aja buat penjaga LJ n selamat hunting foto wkwkwk
Lensa keren hasilnya harus lebih keren dong…
Vyan RH recently posted..Woman: Endless Beauty part 2
Wuidih! Yudha keren.. nilainya di atas 9!
)
(kalau genduknya, dapet nilai 6 udah merupakan keajaiban hawong tinggal nyontek aja salah
Dan…eMak juga keren! zaman TK udah kenalan ama lumut! sungguh sebuah prestasi yang membanggakan
masa sejak TK makan lumut sih??? :cekikik: –>>
Vyan RH recently posted..Woman: Endless Beauty part 2
Tantenya kereeeeeen!!
Tahun ini aku juga punya 2 ponakan, dua-duanya cewek, yg sama2 mengikuti UN SD, tapi dengan hasil yg beda jauh #tepok jidat. Yang satunya dengan sukarela stop les badminton 3 bulan dan menggantinya dgn les mata pelajaran (padahal sebelumnya kalau gk berangkat les badminton dibela-belain nangis), sedang yang satunya malah aktif mainan FB. Hasilnya. Ya begitu lah. Yang takmarahin bukan anaknya, tapi Bapak-Emaknya, kekekek…sapa gue ya marahin kakak sendiri, udah gitu gk nyanding pula, gk ngelakuin apa2 pula, xixixi…
Harusnya aku belajar dari Bundo nih, gimana bisa mendidik anak seperti Bundo mendidik Yudha dengan keberhasilan gemilang. #plokplokplok
Selamat jalan-jalan ya Bun.. ^_^
Titik recently posted..Iman Mengalahkan Kecemasan
Video games atau yang sejenisnya itu, jika bisa dikendalikan dengan baik waktu bermainnya, bisa juga memberikan manfaat yang tidak sedikit untuk anak. Ajib-Fatih sudah lumayan banyak kosakata Inggrisnya di antara penyebabnya adalah main games..
Memang anak sukanya kebablasan waktu kalau tidak kita awasi. Akibatnya, semangat belajarnya menjadi sangat menurun. Namun, dengan melarang sama sekali mereka bermain games, tentu bukan pula keputusan yang bijak.
So, pengawasan dan ketegasan akan waktu bermain dari orangtua, sangat dibutuhkan oleh anak..
Bersyukurlah Yudha yang mempunyai Bundo nyinyia, sehingga ia bisa melewati UN dengan sukses..
Selamat ya Bundo..
Masih terima les nggak..?
vizon recently posted..kerudung merah
Hampir sama dengan anak saya Kevin, klo ditanya PR, “sudah diselesaikan tadi di sekolah Pa”, disuruh belajar “Ntar Pa”, giliran beajar 10 menit mulai ngantuk, 15 menit pasti buku sudah menutup mukanya (alias tidur) …..
Salut lihat Yudha apalagi dengan komentarnya :”soal ujian ya begitu dowank…” he3x
ded recently posted..WARUNG TERAPUNG TATAMBA LAPAR
Waaah, luar biasa! Mengejar ketinggalan dengan akhir yang mengejutkan! Selamat ya, Yudha
Gantengku juga begitu, suka sibuk sendiri di sekolah, berimajinasi dengan zombienya (gara-gara game juga, huh!) Untunglah sekarang sudah agak insyaf
Emaknya harus tegas!
chocoVanilla recently posted..Kopdar Bekasi Senyum Berseri
selamat ulang tahun mak…
Yudha … sudah ketemu asyiknya belajar kan…, SMP nanti tetap dipertahankan ya…
monda recently posted..Tari Tradisional
kayanya kak Monda bakal dapet jatah ngasih bimbel ke Yudha…
Vyan RH recently posted..Nikmat itu bukan karena kemewahan
si tantenya kan lebih jago pak tuo …
monda recently posted..Weekly Photo Challenge : Fleeting Moment
bukan karena Tantenya yang jago, tapi soal UN nya kan “begitu dowank”..

Vyan RH recently posted..Nikmat itu bukan karena kemewahan
nakal = pinter
:cekikikan:
Vyan RH recently posted..Nikmat itu bukan karena kemewahan
Yudha kayaknya seperti anak ke-2 ku May..Pada dasarnya berotak cerdas bin kreatif. Tapi gak begitu punya kesabaran dalam memasukan berbagai informasi ke dalam kepala. Lebih suka aktif jari, mencet2 tombol kompi dan bermain game…
Jadi sedang jalan-jalan lintas Sumatera inih? Asyik..Jangan lupa laporan perjalanan…
Evi recently posted..Menjual Legen secara Moderen?
sepertinya kalau sudah terkena demam ps atau game di komputer kebanyakan anak jadi malas belajar. karena hal yang sama terjadi pada kami.
komuter recently posted..kemping di taman nasional gede pangrango [teks]
susah2 gampang kalau punya anak cowok itu ya, mbak?
murid2 saya yang cowok juga lagi hobi2nya main game.
mesti sering2 diingetin buat pinter2 ngatur waktu di rumah mereka
sulunglahitani recently posted..[Movie] The Adventures of Tintin
eh nemu ponakan baru namanya Yudha disini.. salam kenal Yud.. nih uncle punya game baru, asyik loh hehehe
orang pinter itu biasane awale meler/nakal loh mbak. jadi nurut saya itu wajar, tapi tetap harus ada pengawasan dan perhatian dari ortu. Ini menurut saya loh, seenak-enaknya diajar guru di sekolah, rasane lebih enak diajari emak pas di rumah.
Yud nitip salam buat kakak-kakak di sebelahnya ya ahaha
lozz akbar recently posted..Giveaway Azzet: Kok Bisa Saya Menulis?
anak nakal itu tandanya pinter… apalagi anak laki-laki (gue banget deh).. hahaha…
:joged:
Vyan RH recently posted..Nikmat itu bukan karena kemewahan
kok belum update Bundo. masih sibuk ngajarin Yudha ya. titipin saya saja wis, nanti saya kasih sertifikat jago main game hehehe
lozz akbar recently posted..Maaf, Jangan Tanya Saya Soal JFC
Ngeceng sama Yudha Ahh..
Lucu pake kacamata..
Selamat ya Yud,
Nchie Hanie recently posted..Dua Bintang
Masih adakah oleh2 dari Lampuung..
keripik..keripiik mana kok ga di suguhin niih…
Nchie Hanie recently posted..Dua Bintang
nilai yang sangat luar biasa tuh..slmt ya yudha..
Selamat buat Yudha, nilainya tinggi sekali …
Selamat juga buat Emak yg berhasil mengarahkan Yudha …
Wong cilik recently posted..Ngelmu – angele yen durung ketemu
Alo Yudha, pakde nich juga anak tunggal dan dulu juga suka bermain, tak pernah tidur siang. Tapi pakdce rajin belajar sehingga lulus ujian dengan nilai baik.
Acungan jempol atas kehebatanmu menjadi imam sholat lho. Seumurmu itu pakde masih suka bergurau kalau sholat.
Dengan menyandang nama Yudha kayaknya you pantas deh jadi Jenderal.
Ayo rajin belajar agar kelak menjadi Jenderal yang pintar, gagah dan sholeh.
Salam hangat dari Surabaya
Pakde Cholik recently posted..Kesabaran Itu Perlu Dilatih
Waktu kecil ceking dan hitam..maklum maiiiiin terus.
SMP masih ceking
STM masih ceking
Akabri tambah ceking
setelah perwira mulai ganteng berisiiiiiiiiiiiii
Pakde Cholik recently posted..Senandung Rindu : Kerinduan Ririe Khayan
Ini kok sepi respon pink orangnya pada kemana ajah Ngai?
marsudiyanto recently posted..Ngintip
Yudha ganteng, dan aslinya pintar..
seneng sekali baca tentang Yudha, sekarang sudah mau berubah,,
bravo si kiyut..
advertiyha recently posted..BramP3miLikHatiDezSy
Alhamdulillah yudha lulus dengan hasil yg memuaskan
Jangankan Yudha, suamiku aja suka bgt ngegame hahaha
Salam kenal ya mbak
Alhamdulillah kalo diatas 9 berarti masuk kategori bagus dong…
Goiq recently posted..Harris Hotel Batam Center
waa….nilai nya ajib euyy….
alut lah….
selamat yaa…
aming recently posted..Tips Mencegah Helm Agar Tidak Bau
pict pertama mirip2 harry potter…asli
Ternyata Yudha tuh hebat, eMak aja yang khawatir berlebihan, soal ujian kan cuma begitu dowank. Keciiiilll…
Ya nggak Yud?
Dewi Fatma recently posted..Laptop Ngambek
rata-rata anak cowok memang seperti itu ! asalkan kita serimng berusaha !
alhasil nilainya bgus bgus banget yaa 
dea recently posted..Cara Menyembuhkan Migrain
ganteng,,,
pengobatan tradisional diabetes dan kolesterol recently posted..Pengobatan Darah Tinggi Herbal
Ikut tidur siang juga ah..
kebiasaann
update sekali
kagak update setahun
usagi recently posted..Bertahan ya Sayang ku,,,,
kok blm update lagiiiiii
Pakde Cholik recently posted..Senandung Rindu : Kerinduan Ririe Khayan
masih ketemu lelaki itu? mana Bundo nih?
lozz akbar recently posted..Sukmo Ilang, Andai Saja Kau Mampu Kubeli
salam kenal ya…berarti yudha anak sudah dasar nya pintar…
bunga recently posted..Kelebihan Dari Bunga Papan Duka Cita
Yudha ganteng dan pinter ya
Ely Meyer recently posted..9 Tips Merawat Orang Yang Sudah Tua
wuih..berarti yudha pinter donk ya bund..
soal ujian ya begitu dowank << hadeuh! kalo saya yang ujian pasti nggak berani bilang gitu
Salam Kenal sebelumnya…
Yudha perlu diajarkan LBB dan LDK tuh buat melatih dan membentuk kepribadian yang baik…
Sulthonul Mubarok recently posted..Pemimpin Yang Diimpikan Rakyat
tes.. tes..